Anjas Asmara: Mantan Napi Jangan Pimpin PSSI

•Maret 4, 2011 • Tinggalkan sebuah Komentar

Jakarta: Mantan pesepakbola tim nasional era 7O-an, Sarman Panggabean dan Anjas Asmara, meminta Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia atau PSSI tidak dipimpin oleh orang yang terkena kasus kriminal. Hal itu disampaikan Anjas Asmara saat berorasi di tengah-tengah demonstran di Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (25/2).

“Kita minta dalam kongres nanti agar tidak memilih orang yang baru kena kriminal untuk mimpin organisasi sepakbola Indonesia (PSSI),” ujarnya. Anjas Asmara pun berjanji akan datang ke Kongres PSSI di Bali, untuk melakukan boikot pada 24-26 Maret mendatang.

Selain meminta pembubaran pengurus PSSI, Anjas Asmara mendesak pemerintah memberhentikan dana anggaran pendapatan dan belanja daerah atau APBD ke tubuh organisasi tersebut. “Karena dana APBD sebesar Rp 720 miliar per tahun, jika dikali tujuh tahun sudah berapa. Dan dana itu hilang lenyap entah ke mana, bahkan pengurus PSSI sudah berbuat curang,” tegasnya.

Diakui Asmara, orasinya itu sebagai ungkapan kekecewaan terhadap pengurus PSSI. Pasalnya, pengurus PSSI hanya mementingkan dirinya sendiri. “Ada suatu yang salah dengan sepakbola indonesia karena pengurusnya (PSSI) selain tendang bola tidak mampu, mereka tidak punya roh memimpin PSSI,” tandasnya.

Hingga berita ini disusun, aksi menolak Nurdin Halid terus berlangsung. Mereka pun secara bergantian menyuarakan agar revolusi PSSI sampai ke akar-akarnya.(ANS)

FIFA Ancam Bekukan PSSI

•Maret 4, 2011 • Tinggalkan sebuah Komentar

Jakarta: PSSI terancam sanksi tegas dari Asosiasi Sepakbola Dunia (FIFA) yaitu dibekukan keanggotaannya seiring dengan kemelut yang terjadi dalam tahapan pencalonan Ketua Umum PSSI. Terlebih jika ada campur tangan dari pemerintah.

Anggota Komite Etik FIFA Suryadharma Dali Tahir, baru-baru ini, mengatakan, dengan adanya kemelut tersebut, FIFA langsung merespons. Salah satunya dengan mengirimkan surat elektronik yang berisi penolakan campur tangan pemerintah.

“Jumat malam (25/2), PSSI langsung menerima surat elektronik dari FIFA. Isinya menolak intervensi pemerintah dan itu adalah peringatan dari FIFA,” katanya saat dikonfirmasi.

Surat dari FIFA diklaim telah diterima PSSI setelah Komite Banding Pemilihan mengumumkan penolakan materi banding dari dua bakal calon Ketua Umum PSSI yaitu George Toisutta dan Arifin Panigoro. Selain menolak banding, Komite Banding yang diketuai oleh Tjipta Lesmana itu juga menganulir keputusan Komite Pemilihan yang meloloskan Nurdin Halid dan Nirwan D Bakrie sebagai calon Ketua Umum PSSI.

Dengan demikian, hingga saat ini belum ada calon yang akan maju pada bursa pemilihan di Kongres Empat Tahunan PSSI di Bali, 26 Maret nanti. Selama masa banding, terjadi unjuk rasa yang dilakukan oleh massa dari pro perubahan maupun massa yang menghendaki kepengurusan PSSI saat ini tetap bertahan. Bahkan aksi itu diwarnai dengan gesekan antar kelompok peserta aksi.

Menurut Dali Tahir, sesuai dengan jadwal yang ada, pembahasan kasus PSSI akan dilakukan 1 Maret nanti. “Indonesia sebenarnya tidak masuk agenda. FIFA akhirnya menyiapkan waktu khusus untuk emergency meeting setelah ada intervensi pemerintah. FIFA juga menyayangkan adanya bentrokan antarpeserta aksi.

FIFA punya bukti semua kejadian. Sekarang semua menunggu hasil rapat tersebut. Dali Tahir menjelaskan, pembekuan keanggotaan oleh FIFA biasanya akan diberikan jika pemerintah terus reaktif dalam menyikapi kasus yang terjadi di tubuh asosiasi sepakbola, termasuk PSSI.

“Kami hanya bisa prihatin. Rapat 1 Maret sebenarnya mengevaluasi kasus Brunei dan beberapa negara yang punya catatan khusus. Kalau sudah ada kondisi seperti itu, FIFA biasanya langsung memberlakukan suspend (pembekuan red). Rapat darurat tersebut khusus membahas kondisi terakhir di Indonesia. Untuk kasus LPI telah ditutup,” kata Dali.

Jika FIFA benar-benar akan memberikan suspend kepada PSSI bisa dipastikan timnas sepak bola Indonesia tidak bisa tampil pada pertandingan internasional, termasuk pada SEA Games yang akan digelar di Tanah Air akhir tahun nanti.(Ant/ULF)

Mike Tyson Akan Nonton Laga Chris John

•Maret 4, 2011 • Tinggalkan sebuah Komentar

Surabaya: Mantan juara dunia tinju kelas berat Mike Tyson, dijadwalkan hadir menyaksikan pertarungan tinju dunia kelas bulu 57,1 kilogram versi World Boxing Association (WBA) yang mempertemukan juara bertahan Chris John melawan Daud “Cino” Jordan di Jakarta pada 17 April 2011. Rencana kedatangan petinju yang punya julukan “Leher Beton” itu diungkapkan Raja Sapta Oktohari selaku promotor pertandingan tersebut di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (2/3) [baca: Persiapan Chris John Sudah 50 Persen].

“Hampir 90 persen Mike Tyson akan hadir di Jakarta. Selain menyaksikan laga Chris John melawan Daud Jordan, Tyson juga melakukan sejumlah kegiatan selama di Jakarta,” kata pemilik Mahkota Promotion tersebut. Sejumlah agenda Tyson selama di Jakarta, antara lain bermain golf, salat Jumat di Masjid Istiqlal dan makan malam bersama dengan sejumlah pejabat, pengusaha dan tokoh tinju nasional.

Oktohari mengaku sudah lama ingin mendatangkan salah satu petinju idolanya itu ke Indonesia, namun baru pada tahun ini terealisasi. “Kehadiran Tyson ke Indonesia diharapkan bisa membangkitkan motivasi dan spirit bagi para petinju Indonesia, agar mampu meraih prestasi dunia,” ujarnya.

Terkait pertandingan Chris John melawan Daud Jordan, pria yang akrab disapa Okto itu berharap pertarungan ini bisa menjadi bagian sejarah bagi dunia tinju Indonesia di mata internasional. Bahkan, Okto menyebut pertarungan bertitel “The Moment of Truth” itu sebagai Super Feather Weight Championships dan pertandingan tinju terbesar yang pernah digelar di Tanah Air.

“Pertarungan ini tidak hanya dinantikan masyarakat Indonesia, tetapi juga dunia internasional. Siapa pun yang menang nanti, juara dunia tetap milik Indonesia,” katanya. Bagi Chris John, pertarungan melawan rekan senegaranya itu merupakan upaya mempertahankan gelar juara dunianya yang ke-14.

Okto menambahkan, pertandingan Chris John lawan Daud Jordan akan dikemas lebih menarik dan ditambah unsur hiburan dengan melibatkan selebritas dalam partai tambahan tiga ronde.(ANS/Ant)

//
//

Nurdin dan Nirwan Masih Bisa Ikut Pencalonan Ketum

•Maret 4, 2011 • Tinggalkan sebuah Komentar

Jakarta – Ketua Komite Pelihan Ketua Umum PSSI, Syarif Bastaman, menegaskan bahwa keputusan komite banding tidak lantas menutup jalan Nurdin Halid dan Nirwan Bakrie untuk ikut pencalonan ketum.

“Menurut saya , semuanya boleh mencalonkan diri lagi,” ujar Syarif dalam diskusi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (3/3/2011).

Hal ini disampaikan Syarif menjawab pertanyaan wartawan terkait kemungkinan majunya Nurdin Halid menjadi Ketua PSSI setelah komite banding PSSI sebelumnya membatalkan seluruh hasil keputusan Komite Pemilihan.

Syarif menuturkan keputusan Komite Banding sudah sangat bagus. Ia meyakinkan komite pemilihan akan lebih maksimal menjaring calon ketua umum PSSI.

“Keputusan komite banding ini back to zero. Saya kira mengakomodir prinsip independensi,” tutur Syarif.

Syarif lalu menjawab isu teguran FIFA pada tahun 2007. Syarif membenarkan waktu itu Nurdin Halid dalam posisi sebagai narapidana.

“Waktu itu mekanismenya menggelar Munas dan Munaslub. Kalau kemudian Munaslub tidak menghentikan ya itu salahnya Munaslub, waktu itu saya berada di luar PSSI,” tandasnya.
(dtc/van)

Jelang Juventus vs Milan – Upaya ‘Nyonya Tua’ Keluar dari Masa Sulit

•Maret 4, 2011 • Tinggalkan sebuah Komentar

Turin – Dua kekalahan beruntun dari tim medioker membuat Juventus kembali terjebak ke dalam periode negatif. Hasil bagus kontra AC Milan diyakini akan mampu mengeluarkan ‘Nyonya Tua’ dari masa sulit.

Juve menelan dua kekalahan berturut-turut di Seri A. Ironisnya, lawan yang menundukkan mereka adalah Lecce dan Bologna, tim yang di atas kertas masih selevel di bawah mereka.

Dalam kondisi tim yang masih labil, Bianconeri akan menerima kunjungan Milan, Minggu (6/3/2011) dinihari WIB. Rossoneri akan datang dengan kepercayaan diri tinggi karena mereka masih kokoh di puncak klasemen dan tak terkalahkan dalam sepuluh laga terakhir di Seri A.

Kubu Juve mengakui bahwa Milan memang lebih difavoritkan untuk memenangi laga.

“Kami sedang menghadapi pemimpin liga, favorit untuk scudetto, bersama dengan Inter. Menurut saya, mereka masih selevel di atas tim lainnya,” ungkap Giorgio Chiellini, seperti dikutip Football-Italia.

“Kami tidak kekurangan motivasi. Motivasi kami juga tidak kurang di pertandingan lainnya, tapi ini tentu tantangan yang spesial,” lanjut bek 26 tahun ini.

“Tentu saja ini sebuah pertandingan yang berbeda dengan dua yang terakhir (melawan Lecce dan Bologna).”

Kemenangan atas Milan tentu akan jadi suntikan moral yang luar biasa buat Juve. Sebaliknya, kekalahan akan makin membenamkan mereka ke dalam masa-masa sulit.

“Ya, ini momen yang sangat sulit karena kami pikir kami sudah keluar dari periode sulit yang kami alami di bulan Januari,” imbuh Chiellini.

“Kami yakin bahwa kami bisa kembali meraih serangkaian hasil positif dan menebus poin yang hilang,” tutupnya.
(dtc/krs)

FIFA Putuskan Nasib Nurdin Halid, Sepp Blatter Turun Tangan

•Maret 4, 2011 • Tinggalkan sebuah Komentar

JAKARTA– FIFA telah membuat langkah penting untuk menentukan status ketua umum PSSI Nurdin Halid. FIFA merekomendasikan bahwa Nurdin Halid tidak mungkin untuk dipilih kembali saat masa jabatannya berakhir bulan ini, kata sumber dekat dengan Komite Asosiasi FIFA seperti dikutip situs Worldfootballinsider, Kamis.

Satu upaya besar untuk mengakhiri delapan tahun kepemimpinan Nurdin Halid yang sempat memimpin organisasi PSSI dari sel penjara karena kasus korupsi. Dalam kode etik FIFA, mereka yang sudah telah menjalani hukuman penjara memang dilarang untuk kembali memegang kekuasaan dalam keorganisasian.

Dalam laporan itu, memang ada kekhawatiran bagi pihak yang anti-Nurdin Halid jika ada anggota Komite Eksekutif FIFA yang melindungi Nurdin. FIFA dalam hal ini memahami situasi yang sedang berlangsung di Indonesia dan akan membahasnya lebih lanjut. Rapat Komite Eksekutive (Exco) FIFA berlangsung di Zurich, Swiss, pada Rabu dan Kamis waktu setempat. Rapat Exco FIFA ini langsung dipimpin oleh Presiden FIFA, Joseph Sepp Blatter.

SBY Pertaruhkan Citranya Hadapi Golkar & PKS

•Maret 2, 2011 • Tinggalkan sebuah Komentar

JAKARTA – Pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang ditujukan pada parpol koalisi menyiratkan kegeraman sekaligus peringatan keras khususnya terhadap Golkar dan PKS yang dianggap tidak loyal.

Dalam hubungan ketidakpercayaan antara Presiden dengan kedua parpol tersebut, maka kecepatan bertindak akan menentukan pencitraan politik masing-masing pihak.

“Citra SBY yang tegas dan berani akan menggema bila menteri-menteri dari partai Golkar dan PKS diganti,” ujar Ketua DPP Hanura Yuddy Chrisnandi di Jakarta, Rabu (2/3/2011).

Sebaliknya, sambung Yuddy, Partai Golkar dan PKS akan melambung citranya, bila lebih dulu secara terbuka mempersilakan Presiden mengganti menteri-menterinnya serta menyatakan keluar dari Koalisi.

Di sisi lain, Yuddy menilai keluarnya Golkar dan PKS dari koalisi akan semakin membuat pentas politik nasional lebih sehat. “Keluarnya Golkar dan PKS dari koalisi akan menyehatkan perkembangan Demokrasi lebih seimbang,” tandasnya.